Zarrah

Sub Atomic
Tidak ada satupun manusia yang akan dirugikan di hari ketika pengadilan Allah SWT tiba. Karena sesungguhnya Dia akan memasang timbangan yang tepat dan benar. Semua amalan yang telah manusia kerjakan tak ada yang terlewatkan, baik itu berupa kebaikan maupun keburukan. Dan yang paling mencegangkan adalah semua amalan yang telah dikerjakan manusia terdeteksi walaupun amalan itu hanya sebesar biji zarrah.


QS. An-Nisa' (4) : 40.

“Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan (sekecil zarrah), niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.”

Pada zaman dahulu, orang-orang memahami sebuah biji zarrah itu sama dengan biji sawi. Namun seiring berjalannya ilmu pengetahuan yaitu ilmu Fisika modern hal tersebut terbantahkan, di dalam ilmu modern sekarang ini biji zarrah lebih kecil dari partikel sub atomik yang ada. Dan sub atomik jutaan kali jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sebuah biji sawi. Dan Allah pun berjanji untuk tidak melewatkannya.


Ukuran Benda terkecil di dunia mungkin saja bisa dipastikan adalah sebuah biji zarrah karena di dalam Al-Qur'an, Allah SWT. dengan jelas menerangkan perbuatan baik ataupun buruk sebesar zarrah akan mendapat balasan masing-masing.

Seberapa besarkah Biji Zarrah itu ?

Manusia diciptakan untuk menemukan seiring dengan perkembangan IPTEK. Saat ini pun teknologi canggih telah menggunakan satuan ukuran kecil yaitu Nanometer (Nm). Satu (1) Nm = 1/1.000.000 mm lebih mudahnya 1 Nm itu kurang lebih setara dengan 1/50.000 tebal sepotong rambut.

Ilmuwan berhasil memotret biji atom lewat foto kristal. Disebutkan bahwa 1 biji atom tebalnya kurang lebih setara dengan 1/1.000.000 tebal sepotong rambut. Padahal masih banyak benda-benda kecil lainnya dari sebuah atom, seperti neutron, elektron, dsb. Ilmu pengetahuan akan terus berkembang dan mungkin saja ratusan tahun kedepan akan muncul dan ditemukannya benda-benda yang jauh lebih kecil dari sebuah neutron.

Referensi : 
- Ibramuko2.wordpress.com
- Syaamil Al-Qur'an The Miracle

Share

Popular Posts

Makalah Candi Prambanan

BAB I PENDAHULUAN I.          LATAR BELAKANG Sejarah Candi Prambanan Candi Prambanan merupakan kelompok candi yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad IX. Ditemukannya tulisan nama Pikatan pada candi menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian diselesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka 856 M “Prasasti Siwargrarha” sebagai manifest politik untuk meneguhkan kedudukannya sebagai raja yang besar.Prasasti Siwargrarha tahun 856 M yang dikeluarkan oleh Rakai Pikatan tidak diketahui asalnya, kini disimpan di Museum Nasional Jakart a. Pr asasti ini mulai menarik perhatian setelah J.G. De Casparis berhasil menguraikan dan membahasnya. Menurut Casparis ada 3 hal penting dalam prasati tersebut, yaitu: Bahasanya merupakan contoh tertua prasasti yang berangka tahun yang ditulis dalam puisi Jawa kuna; Isinya memuat bahan-bahan atau peristiwa-peristiwa sejarah yang sang...

Biografi Cut Nyak Dhien - Pahlawan Nasional Indonesia

Cut Nyak Dhien lahir di Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848 , seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh, Cut Nyak Dhien dilahirkan dari keluarga bangsawan yang taat beragama di Aceh Besar, wilayah VI Mukim pada tahun 1848. Ayahnya bernama Teuku Nanta Setia , seorang uleebalang VI Mukim, yang juga merupakan keturunan Machmoed Sati, perantau dari Sumatera Barat. Machmoed Sati mungkin datang ke Aceh pada abad ke 18 ketika kesultanan Aceh diperintah oleh Sultan Jamalul Badrul Munir. Oleh sebab itu, Ayah dari Cut Nyak Dhien merupakan keturunan Minangkabau. Ibu Cut Nyak Dhien adalah putri uleebalang Lampagar. Pada masa kecilnya, Cut Nyak Dhien adalah anak yang cantik. Ia memperoleh pendidikan pada bidang agama (yang dididik oleh orang tua ataupun guru agama) dan rumah tangga (memasak, melayani suami, dan yang menyangkut kehidupan sehari-hari yang dididik baik oleh orang tuanya). Banyak laki-laki yang suka pada Cut Nyak Dhien dan berus...

Biografi Pangeran Antasari

Pangeran Antasari (lahir di Kayu Tangi, Banjar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, 1797 atau 1809 – meninggal di Bayan Begok, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, 11 Oktober 1862 pada umur 53 tahun) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Sebagai seorang pangeran, ia merasa prihatin menyaksikan kesultanan Banjar yang ricuh karena campur tangan Belanda pada kesultanan semakin besar. Gerakan-gerakan rakyat timbul di pedalaman Banjar. Pangeran Antasari diutus menyelidiki gerakan-gerakan rakyat yang sedang bergolak. Ia meninggal karena penyakit paru-paru dan cacar di pedalaman sungai Barito, Kalimantan Tengah. Kerangkanya dipindahkan ke Banjarmasin dan dimakamkan kembali di Taman Makam Perang Banjar Banjarmasin Utara, Banjarmasin. Perjuangan beliau dilanjutkan oleh puteranya Sultan Muhammad Seman dan mangkubumi Panembahan Muda (Pangeran Muhammad Said) serta cucunya Pangeran Perbatasari (Sultan Muda) dan Ratu Zaleha. Pada 14 Maret 1862, beliau dinobatkan...

Zarrah

Sub Atomic
Tidak ada satupun manusia yang akan dirugikan di hari ketika pengadilan Allah SWT tiba. Karena sesungguhnya Dia akan memasang timbangan yang tepat dan benar. Semua amalan yang telah manusia kerjakan tak ada yang terlewatkan, baik itu berupa kebaikan maupun keburukan. Dan yang paling mencegangkan adalah semua amalan yang telah dikerjakan manusia terdeteksi walaupun amalan itu hanya sebesar biji zarrah.


QS. An-Nisa' (4) : 40.

“Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan (sekecil zarrah), niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.”

Pada zaman dahulu, orang-orang memahami sebuah biji zarrah itu sama dengan biji sawi. Namun seiring berjalannya ilmu pengetahuan yaitu ilmu Fisika modern hal tersebut terbantahkan, di dalam ilmu modern sekarang ini biji zarrah lebih kecil dari partikel sub atomik yang ada. Dan sub atomik jutaan kali jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sebuah biji sawi. Dan Allah pun berjanji untuk tidak melewatkannya.


Ukuran Benda terkecil di dunia mungkin saja bisa dipastikan adalah sebuah biji zarrah karena di dalam Al-Qur'an, Allah SWT. dengan jelas menerangkan perbuatan baik ataupun buruk sebesar zarrah akan mendapat balasan masing-masing.

Seberapa besarkah Biji Zarrah itu ?

Manusia diciptakan untuk menemukan seiring dengan perkembangan IPTEK. Saat ini pun teknologi canggih telah menggunakan satuan ukuran kecil yaitu Nanometer (Nm). Satu (1) Nm = 1/1.000.000 mm lebih mudahnya 1 Nm itu kurang lebih setara dengan 1/50.000 tebal sepotong rambut.

Ilmuwan berhasil memotret biji atom lewat foto kristal. Disebutkan bahwa 1 biji atom tebalnya kurang lebih setara dengan 1/1.000.000 tebal sepotong rambut. Padahal masih banyak benda-benda kecil lainnya dari sebuah atom, seperti neutron, elektron, dsb. Ilmu pengetahuan akan terus berkembang dan mungkin saja ratusan tahun kedepan akan muncul dan ditemukannya benda-benda yang jauh lebih kecil dari sebuah neutron.

Referensi : 
- Ibramuko2.wordpress.com
- Syaamil Al-Qur'an The Miracle

Share